Hanoman Pecicilan

Hanoman Pecicilan

Jumat, 23 November 2012

Bincang Comic Episode PHP #1



AS : Al Sutizna
AG : Aldi Ganteng

AS : Selamat datang di Bincang Comic! Keren Badai Gak tuh?! Bertemu lagi dengan saya Al Sutizna si Keren Badai yang semakin cetar membahana! Episode kali ini kita akan membahas tentang PHP, dan bintang tamu kali ini dia adalah orang yang memang sudah ahli di bidangnya, karna dia udah professional badai di PHP-in, seorang komika juga, ini dia sambut dengan meriah Aldi Suherlandi!
AG : Hai semua! *salaman*
AS : Selamat Datang Kang, wih gue berasa ngaca yah? Kaya ngewawancarai diri sendiri nih gue.
AG : hahaha bisa aja, masa gue di samain sama orang keren badai kaya lu Al.
AS : Apa kabar nih Kang? Sibuk apa sekarang?
AG : Sibuk memperkenalkan diri soalnya banyak yang belum tau kalau gue ini sebenarnya Artis.
AS : oh iya? Artis apaan nih?
AG : Lu gak pernah nonton acara gue? Di Banten TV? Nasionalnya di Kompas TV?
AS : mmmmhhhh Engga!
AG : Gue emang artis hina -___-
AS : hahaha lupakan kang, langsung aja nih kang, Kang udah berapa lama Jomblo sih?
AG : udah…. Bentar… *ngitung pake jari* 7 bulan kayanya.
AS : Lamanya Kang? Gak bisa move on atau gimana sih?
AG : gue udah berusaha Move On, tapi gue di PHP-in Terus -___-
AS : Kasian, cup cup cup…
AG : *nyekek*
AS : Scurity!!!!
AG : Sorry Sorry…
AS : Rasanya di PHP-in itu gimana sih kang? *benerin kerah habis di cekek*
AG : Di PHP-in itu ya sakit, sakitnya itu kaya Lu nyewa PSK Bohai sampe di Kamar PSKnya PMS!
AS : -___- itu sakit badai pasti, Berapa kali di PHP-in nih Kang?
AG : mhhhh…. Bentar…. *ngitung pake jari* di PHP-in sih 4 kali berturut turut, di Tolak 1 kali
AS : Gue gak di tanya di tolaknya Kang, di PHP-in doang gue nanyanya.
AG : *purik pergi balik*
AS : Kang Kang Kang santai duduk lagi duduk lagi. Jangan sensi dong katanya komika kan gak boleh sensi
AG : *melotot*
AS : Ngapain Kang?
AG : Melotot
AS : Bukannya gak bisa melotot? Alis doang tuh yang naik!
AG : Oh iya gue lupa!
AS : -____- Kang pertama kali di PHP-in sama siapa? Dan gimana kang?
AG : Sama si *Sensor*, kalo sama dia gue masih santai, soalnya dia cewe perokok jadi gak jadian juga ga masalah.
AS : lah kenapa di deketin? Kang kan gak suka Rokok!
AG : Iseng aja.
AS : Kedua sama siapa Kang?
AG : Sama…
AS : Ok jangan kemana mana tetap di Bincang Comic! Keren Badai Gak tuh!
AG : *nyekek*
IKLAN

Jumat, 09 November 2012

CERITA PEMUDA INDONESIA



          Perubahan Berawal dari Satu Pemuda. Berani Mengubah, itulah tulisan yang tertulis di kaus yang saat ini saya kenakan, sebuah kaus yang saya dapatkan dari mengikuti sebuah Quiz di internet yang diadakan oleh Coca-Cola Indonesia dengan tagline #BeraniMengubah, Quiz yang menampung banyak sekali ide untuk menciptakan perubahan bagi Indonesia. Kaus yang saya kenakan terasa semakin keren karena di belakang kaus saya tercoret jelas Tandatangan dari Pandji Pragiwaksono. Beliau adalah salah satu inspirasi saya dalam dunia Stand Up Comedy dan inspirasi untuk mencintai Indonesia. Dulu saya mengganggap bahwa Indonesia sudah kacau dan sudah tidak layak untuk di tempati lagi, hawa yang panas, korupsi yang merajalela, lingkungan yang sangat tidak nyaman, iya itu benar, saya sempat berfikir untuk tidak tinggal di Indonesia lagi. “ Saya harus sukses agar bisa tinggal di luar negeri “ itulah yang dulu saya ucapkan berkali – kali kepada seorang pria di balik cermin, iya itu saya sendiri. Sampai akhirnya setelah saya menonton Stand Up Comedy Pandji dan membaca bukunya yang berjudul “ Nasional is Me “. Pandji selalu membanggakan Indonesia di setiap penampilan dan di isi buku miliknya, yang membuat saya sadar bahwa Indonesia tidak seburuk apa yang saya pikirkan selama ini, dalam lagu Rap Pandji beliau dapat menggugah Jiwa Nasionalis diri saya yang lama terpendam.
            Sama seperti apa yang Pandji pernah katakana, “ Kita terkadang melihat Indonesia dari satu sisi saja “ atau dalam lagunya “ Dari luar kita sering menilai, jelek di cerca bagus tak jadi bahan cerita “, kita hampir tidak pernah melihat sisi Indonesia dari hal bagusnya. Seperti suasana di kota-kota yang membuat saya sadar bahwa Indonesia tidak seburuk yang saya bayangkan, dantaranya.
1.      Merayakan tahun baru di Pantai Pasir Putih Anyer.
Entah sengaja atau tidak, malam itu semua lampu di pantai dimatikan, saat pukul menunjukan 00:00 WIB barulah cahaya dari kembang api ramai terlihat jelas, ditambah dinginnya angin pantai dan suara bising dari motor masyarakat menambah suasana heboh dan meriah kala itu, Amazing.

2.      Makan jangung bakar di Peninjauan Mancak Kabupaten Serang.
Duduk diatas tikar sewaan di bawah rindangnya pohon sambil menikmati jagung bakar dan melihat pemandangan hijau Peninjauan yang terlihat seperti kita berada diatas awan, seakan sangat tidak masuk akal ada tempat seperti itu di wilayah Mancak, gak kalah sama puncak lah, Gila!

3.      Jalan – jalan di trotoar Kota Cianjur Jawa Barat sore hari.
Jalan di trotoar Kota Cianjur di sore hari adalah pengalaman yang unik, jauh beda dari Kota saya Cilegon yang dari pagi sampai malam sangat panas, walau di Kota Cianjur siang terasa panas, tapi di sore hari hawa sejuk begitu terasa, saya sering dan tidak ragu untuk menyempatkan jalan – jalan di Kota Cianjur walau saya sedang memakai sepatu creepers yang memiliki hak tinggi 5 cm, berat sepatu terbalas dengan sejuknya hawa Cianjur.

4.      Minum Berbagai Kopi sambil nongkrong di SBC
Street Booth Coffee adalah salah satu café yang menyediakan berbagai kopi, dari Kopi Aceh sampai Kopi Toraja ini berada di Pusat Jajanan Pondok Tiara Cinanggung Serang, Café yang semi outdor tempatnya tidak begitu luas, namun saya bisa betah diam di café ini sampai larut malam walau sendirian, entah sekedar nongkrong atau nulis materi Stand Up Comedy. Minuman yang pasti saya pesan ketika kesana adalah Teh Tarik, suasana malam yang dingin menjadi hangat dengan Teh Tarik.

Dan suasana yang sampai sekarang tidak bisa terkalahkan di hati saya.

5.      Suasana Langit Senja di Taman Cikapayang Dago Bandung.
Niat awal hanya ingin mengobrol dan nongkrong setelah lelah berjalan – jalan menelusuri Bandung. Duduk di Taman Cikapayang Dago menikmati Tahu Gejrot seharga Rp.5,000.- dan ditemani anak Skaters Bandung yang bolak balik di hadapan saya dan bergaya menggunakan Skateboardnya. Langit semakin jingga, sore berganti senja, dan entah kenapa senja saat itu terasa lebih lama dari senja biasanya, jika saya melihat senja di Pantai Anyer atau Pantai Merak hanya sekitar 1 atau 2 menit saja, di kalaitu sekitar 6 sampai 7 menit menikmati senja itu, Moment yang saya rindukan.
            Maka dari sekarang marilah kita melihat sisi positif dari Indonesia, mari kita membuat perubahan untuk Indonesia, bukan menuntut perubahan.
            True Story, saya pernah mendengar berita di Jakarta ketika saya sedang shoting “Api Kecil“ di “ Kompas TV ”, ada berita 7 mahasiswa berdemo, 7 mahasiswa! Sekali lagi saya ulangi, 7 mahasiswa! Menuntut perubahan. Dan kemarin saya baca Koran, di berita itu tidak di sebutkan berapa orang yang berdemo tetapi di fotonya saya melihat hanya ada 5 orang, 4 orang memegang sepanduk dan 1 orang memegang toa, 5 orang, sekali lagi 5 orang! Menuntut perubahan. Buat saya, di banding 5 orang atau 7 mahasiswa melakukan orasi untuk menuntut perubahan jauh lebih baik jika ada 1 Pemuda menciptakan perubahan, di banding 5-7 orang MENUNTUT perubahan, jauh lebih baik 1 Pemuda MENCIPTAKAN perubahan. Iya di banding MENUNTUT jauh lebih baik MENCIPTAKAN.
            Beberapa teman saya selalu berkata, “ Saya hanya “ iya “ Saya hanya “ seperti “Saya hanya mahasiwa “ atau “ Saya hanya rakyat biasa “ atau “ Saya hanya anak muda “ lalu “ Bagai mana bisa menciptakan perubahan? “. Untuk kalian yang berkata seperti itu, kalian harus pergi ke Taman Makam Pahlawan Surabaya, di sana banyak nisan yang hanya bertuliskan “Pemoeda“. Entah puluhan atau bahkan ratusan nisan yang hanya bertuliskan “Pemoeda”. Tidak ada yang tahu pasti identitas mereka. Saya yakin mereka hanya rakyat biasa, mereka hanya anak muda, namun merekalah pemuda yang menciptakan perubahan, pemuda yang berjuang melawan penjajah untuk satu Perubahan Indonesia. Sekarang apakah kita masih tidak punya malu dengan mengucapkan “ Saya hanya ” ? masihkah kita berani mengucapkan “ Saya hanya “ ketika ingin menciptakan perubahan?! Tataplah nisan bertuliskan “Pemoeda” itu, tataplah dengan dalam. Merekalah Inspirasi dan pahlawan sesungguhnya. #BeraniMengubah.

SELAMAT HARI PAHLAWAN, 10 NOVEMBER 2012

By : Aldi S Arahman
Add : facebook.com/aldisuherlandi
follow : @kangalsutizna

Jumat, 02 November 2012

Bincang Comic Episode #1 : LDR



Aldi Ganteng = AG - @kangalsutizna
Ferdi Wardani = FW - @FerdiWardani

Bincang Comic Episode #1 : LDR

AG : Assalamualaikum, selamat datang di “Bincang Comic *Keren Badai Gak Tuh?*” bersama saya Al Sutizna, episode kali ini kita mau bahas  tentang LDR, atau Hubungan Jarak Jauh. Bintang tamu untuk episode ini seorang teman gue, dia LDRan, udah lama dan awet. Hebatnya gue sampe sekarang belum pernah denger dia ngeluh apa lagi berantem sama Pacarnya *tepuk tangan* langsung aja ini dia Ferdi Wardani.
FW : *salaman* *tosh*
AG : Silahkan duduk Fer, selamat datang di “Bincang Comic *Keren Badai Gak Tuh?*” sekarang saatnya gue mau ganggu sekalian acak – acak hidup lu nih.
FW : Apaan Cuy?
AG : Gue mau nanya – nanya mengenai LDR nih, lu sama Puput udah pacaran berapa Lama?
FW : Udah hampir 4 Taun Di.
AG : Oh iya, Tanggal jadian lu 14 Februari  kan? Tepat Valentine.
FW : Yoi Gue kan Romantis!
AG : -___- gini Fer, lu kan LDR , udah brapa lama LDR sama Puput?
FW : Gue LDR udah 2,5 Taun Di, lebih lama dari waktu gue deket sama dia ( waktu gak LDR )
AG : Wah Serius lu? Resep biar betah LDR 2,5 taun apaan sih?
FW : Iya gitu Komunikasi, ngertiin, kuat mental hahahahahaha
AG : Pernah Berantem Ga Fer? Kalau pernah ngatasinnya gimana biar tetep awet lama gitu?
FW : Berantem mah gak pernah sih cuman… namanya jauh jauhan ya gitu, bentuk kangennya gak biasa kaya orang – orang yang tiap hari ketemu, buat gue mah dia marah, dia ngambek juga sama aja kaya kalimat  “ I miss U darling “.
AG : Jawaban yang bagus, so sweet, dan Istimewa *niru Cherybele*. Fer godaan buat lu selingkuh ada gak? Kan katanya LDR identik dengan selingkuh juga tuh.
FW : Kagak sih Di, Boro – Boro selingkuh hahaha, kalau gue selingkuh gimana jadinya cewek gue (Puput). Gue juga sama kalau dia selingkuh What The Hell I should do live without her, Nothing last forever but she’s mine forever.
AG : *Buka Google Translate* hahaha tapi iya juga yah. Lagian muka kaya lu kan gak ada yang mau juga yah?
FW : Ash f**k… Ada kali yang mau sama gue, orang buta. Hahahahaha
AG : ah SARA lu! Bawa Fisik deh… nah kalau godaan terberat waktu jalanin LDR apa Fer?
FW : Godaan terberat adalah ketika gue pergi ke mall malam minggu, dan gue beli makanan dan makanan yang gue makan gak abis, nanti gak ada yang mungut sisanya. Jiahhhh
AG : hahahahahaha, ok deh sebentar Fer, Ok Kawan kita break Solat Jum’at dlu nanti balik lagi di “Bincang Comic * Keren Badai Gak Tuh?*”
(IKLAN)
AG : Ok balik lagi di “Bincang Comic *Keren Badai Gak Tuh?*” Ferdi Wardani, kita lanjut yah.
FW : nanti lah gue mau bobo dulu, makan siang terus mandi terus jalan baru lanjut. *tarik selimut*
AG : woy jangan tidur di Studio!
FW : Ah ribet lu.
AG : ok serius lagi nih, jangan tidur kampret!  *Buang selimut*. Fer budget buat LDR lu per-hari atau per-bulan deh berapa kira2?
FW : Paling gue beli paket BB sebulan cepe ( Rp. 100,000.- ) *nguap*
AG : Fer lu kan kuliah di Semarang nih sekarang, terus kalau Puput ngambek, lu berani gak nekad balik ke Serang buat minta maaf ke Puput doang?
FW : Berani mah berani, tapi nanti ke Semarangnya siapa yang ongkosin gue? Lu mau ongkosin gue?
AG : Ogah, emang gue Pak Daday (Ayah dari Ferdi) ngongkosin lu? Ngomongin hal nekad ni, pernah ngelakuin hal nekad untuk Puput gak?
FW : Hal Nekad yah? Mmhhhhh gak ada kayanya. Hehehe
AG : Fer sekarang Puput kemana? Kok gak bisa di hubungin sama Crew BC sih? Waktu lu di semarang lu hubungin Puput lewat apa aja Fer? BBM kah? SMS?  Skype?
FW : Iya dia baru balik kuliah kalau mau hubungin dia pake Wasap aja. Gue sama dia paling ya pake Wasap. SMS jarang soalnya gue gak punya pulsa, BBMan juga Jarang  soalnya BBM pending, jadi pake Wasap aja langsung sampe. *nguap*
AG : hahaha sama kaya lu yah? Gantengnya pending. Fer hal yang bikin lu kangen sama Puput di Serang apa?
FW : *Tidur*
AG : Woi Jangan tidur di Studio kampret! Ok kawan berhubung talent kita tidur di studio nih kampret emang. Sekian Episode LDR ini, sampai jumpa di Episode berikutnya dengan Narasumber yang gak kalah seru dan gak kalah ngaco juga sampai jumpa. “Bincang Comic *Keren Badai Gak Tuh?*”

Minggu, 26 Agustus 2012

PHP ini kuterima dengan Ikhlas


Berawal dari gigs stand up comedy gue di Cilegon, sebut saja namanya Sari (bukan nama asli), sudah cukup gue kenal, walau di bilang baru aja kenal tapi kita udah kenal deket, bahkan Tama (comic asal Bandung @TamaRandy) heran dan kaget waktu tau gue baru sekitar seminggu kenal Sari, dia menyangka gue dan Sari udah lama kenal karna kedekatan kita, belum lagi ketika gigs di mulai, gue menampilkan performa yang gak mengecewakan audien dan sangat mengundang tawa, belum lagi gue malakukan gimmick dengan menggunakan slide saat stand up comedy dan di akhir gue melakukan hal yang jarang dilakukan comic lain, yaitu nge-DANCE, di iringi lagu Superman dari Super Junior audien puas dan tepuk tangan dengan meriah, terlihat Sari juga sangat puas, belum lagi gue sempet bantu memberikan kejutan kecil untuk temannya yang berulang tahun saat itu, awalnya gue belum tau kalau Sari udah punya cowo, kedekatan gue makin terlihat ketika Kemal (comic tamu dari Jakrta) datang membawa Poppy Sophia, iya Poppy pemain FTV itu, selesai acara semua sibuk foto sama Kemal dan gue masih sibuk di atas panggung memegang mic dan berterima kasih kepada audien, tiba – tiba Sari datang dan bertakata “aku mau foto sama Poppy” dan langsung menarik dan menggandeng tangan gue, sontak gue kaget dan hampir jatoh dari panggung juga, dia mint ague izin ke Poppy  kalau dia mau foto bareng, keesokan harinya kedekatan gue semakin dekat, dia yang menenagkan gue yang setres harus nyari uang buat nutupin bayar Kemal sekitar Rp.800.000,- iya acara waktu itu gue rugi untungnya temen gue Hadi (@hadimandi) mau membantu kerugian itu, demi kemalicious serang dan cilegon gue rela rugi segitu, gue udah seneng kalian datang menghargai acara gue yang kurang di bidang promosi. Balik lagi k Sari, kedekatan gue malalui BBM semakin dekat, kita pernah jalan bareng ke café yang banyak di kunjungi orang, kejadian lucu waktu itu adalah Sari minta Jemput di rumah tantenya yang ada di TCI, Sari gak kasih tau rumahnya dimana, cumin nunjukin jalan dan di depan rumahnya ada mobil sedan, iya gue jemput Sari menggunakan motor bebek Revo, gue nyari rumah tantenya itu dan buset! Yang gue temukan rumah yang gede – gede dan pagernya bisa buat panjat tebing, gue ragu gue nyasar, waktu gue BBM Sari untuk coba keluar dari rumah dan bener aja dia keluar dari rumah yang pagernya bisa di pake panjat tebing itu! Malu banget sih awalnya, kalau mau tau, di sinetron itu ada orang kaya punya anak, anaknya masih sekolah, sekolahnya pake ojek langganan, nah gue itu ojek langganannya! Tapi Sari gak pernah permasalahin apa semua itu, rasa suka gue mulai muncul ke dia, sampai pada akhirnya gue tau kalau Sari punya cowok di Jogja, kecewa sih, tapi watu itu Sari lagi sedih banget, lagi galau 1 hari sebelum dia ulang tahun dia berantem sama si cowok, sebut saja Peter (buakan nama asli), karena gue suka sama dia ya gue gak munafik kalau gue manfaatin hal ini, gue temenin dia curhat di salah satu café di Cilegon, di café itu gue pegangan tangan sama Sari, dan di satu moment setelah dia curhat tentang cowonya yang cuek sama dia, dengan kelemahan tattoo full d tangan kiri si cowo, dan curhatan lainnya Sari sempet meluk gue, kaget sih gue, tapi gue berfikir kalau ini sinyal kalau dia juga suka sama gue, iya akhirnya gue nungguin Sari putus dari Peter, dukungan gue jadian sama Sari cukup banyak, Tama, Ayank (mantan yang sekarang jadi temen curhat gue - @Aiyankz) dan teman teman gue yang lain, sampai ke keluarga, adik gue dan nyokap gue juga ngedukung. Kedekatan gue sama Sari semakin dekat, Sari mulai memanggil gue dengan sebutan saying, dan ganteng, buat gue itu hal biasa. Kegalauan Sari semakin lama semakin akut, mulai dari si cowo sampai keluarga, sekali lagi gue ajak dia keluar, kebetulan saat itu lagi bulan puasa, Sari gue ajak tuk buka bareng gue di Street Booth Coffee Pondok Tiara Cinanggung Serang (café ini sengaja gue sebut lengkap karna endorse gue, jadi sekalian promo J) gue seneng banget di sana kegalauan dia hilang, gue seneng Sari ketawa lepas di depan gue, gue semakin suka sama dia. Di hari – hari berikutnya gue selalu memberikan kode dan sinyal sinyal kalau gue beneran suka dan mulai sayang sama dia, dikala dia sakit, gue selalu BBM atau SMS ini sebelum dia tidur,
*tarikin selimut buat kamu
*elus –elus kepala kamu
*cium kening kamu
*berbisik “mimpi indah cantik” atau “cepet sembuh yah cantik”

Dan Sari membalasnya dengan sinyal,
makasih aldi, kamu begitu romantis :$ (emotikon Embarrassed / malu)
ini bener-bener gila, ini sinyal apa? Setelah beberapa hari Sari mulai berani manggil gue “Jelek” kecewa? Tentu tidak, karena surfey gue adalah cewe yang sudah benrani bilang cowok yang deket sama dia “Jelek” itu pertanda udah tidak ada keraguan lagi dan rasa canggung lagi, gue juga semakin yakin kalau Sari juga suka sama gue, tapi Sari belum putus dari Peter.
Sari pernah mengalami kesulitan dalam bekerja karena computer di kantornya rusak, gue sempet bantu dia tuk menyelesaikan tugas kantornya di warnet, menggunakan flasdisk gue, dan lucunya kita cukup mesra d warnet saat itu, kita gandengan tangan, Sari sempat memeluk gue, dan gak sengaja gue nyium pipi Sari juga, entah gak sadar atau gimana Sari ga permasalahin itu. Juga sudah beberapa kali gue nemenin Sari buat nyari bukaan di depan PCI, kedekatan gue sama dia semakin terasa waktu itu.
Di hari – hari berikutnya 2 teman Sari sebut namanya Kirana dan Rindu (bukan nama sebenarnya) tuk buka bersama dengan gue dan Sari, di hari itu entah kenapa Sari bertindak aga aneh, mulai gak mau di gandeng tangannya, dan mulai jaga jarak sama gue, mungkin dia gak mau kedekatan gue dan dia di ketahui teman-temannya, fine gue ngerti setatus dia belum putus dari Peter, obrolan cewe dan cewe terjadi di buka bersama itu, iya gue di cuekin, gue ngerti kok cewe cewe klo ngobrol emang suka lupa segalanya, tapi suatu ketika cewek cewek ini mulai membahas Peter, jealous, iyalah! Tapi yaudah lah, setelah buka bersama dan menikmati makanan yang kita pesan entah kenapa Kirana dan Rindu seakan mendukung gue buat dekat dengan Sari, gue sempet mikir apa ini lampu hijau? Tapi sekali lagi Sari belum putus dari Peter.
Dan ada hal yang buat gue yakin kalau Sari suka ke gue dan memberikan Harapan buat gue, berikut gue tulis percakapan yang kurang lebih seperti ini.
Sari (S) : kamu lagi apa?
Gue(A) : lagi kuatir nih
S : Kuatir kenapa?
A : Kuatir sma mantan aku, dia nyasar di merak, dia belum pernah ke merak sendirian.
S : kok bisa?
A : iya dia pulang kerja naik umum buat pertama kalinya dari balaraja, karena dia agak lemot bukannya pulang k serang malah nyasar ke merak, tp udah di jalan ke serang dia sekarang, tadinya mau aku jemput, kasian dia.
S :  oh yaudah, kalo udah ke serang mah, kamu ga usah hawatir lagi yah
A : iya, kamu lagi apa?
S : lagi duduk aja, Panas yah?
A : lah bukannya di sana ada AC?
S : iya panas aja hawanya.

Entah apa yang di maksud dengan panas yah dan panas aja hawanya ketika sehabis gue peduli sama mantan gue? Yang gue simpulkan : dia cemburu atau jealous, dia ngasih kede dan harapan buat gue. Dan ini percakapan gue yang ke 2 dengan Sari
S : kamu mau gak jadian sama Kirana (temannya yang tadi, sok mau jodohin gue)
A : gak lah, kenapa?
S : masa ga mau? Kirana baik loh
A : gak mau aja.
S : kenapa?
A : karena aku udah nyimpen seseorang di hati aku walau belum tentu endingnya aku bisa sama dia apa engga.
S : siapa?
A : Kamu
S : Kok aku? Kamu tau kan kalau aku masih sma Peter?
A : iya kan aku bilang belum tentu aku bisa milikin.
S : iya kok bisa aku?
A : bukan aku yang ngomong.
S : Terus?
A : Hatiku yang ngomong
S : aldi… :$ (emotikon Embarrassed / malu)
Dan Sari langsung mengganti topic pembicaraan, gue tau Sari terharu, gue berharap dengan gak komennya dia lagi dia setuju gue suka sama dia dan dia bakalan berikan harapan juga.
Tapi kehilangan di mulai ketika Lebaran. Gue mudik k Cianjur Hari pertama fine – fine aja, gue sempet belanja ke salah satu distro d Cianjur, adik gue yang tau gue deket sama Sari bilang ke Gue, “a beliin ini deh buat Sari, bagus loh” sambil nunjukin 1 baju di Distro itu, tadinya gue pengen beli, tapi entah kenapa gue ragu banget buat beli, terutama gue ragu sama ukuran dan iya karna ragu gue gak beli, hari ke dua gue mutusin buat pulang ke cilegon untuk ketemu nyokap kandung gue di cilegon, dan sekalian ketemu Sari, tapi Sari malah pergi ke Bandung bersama tantenya selama 3 hari, di Bandung Sari muali bersikap agak aneh, mulai jarang BBM atau SMS gue, dan benar saja sepulang dari Bandung Sari berubah total, gak ada kontak sama gue sama sekali, dan ketika gue liat PM di BBnya yang bertuliskan “Take Care Peter” gue curiga Peter ke Cilegon, dan DAMN! Benar aja Peter dateng ke Cilegon dan dari situ gue baru merasa gue di PHPin sama Sari. Kecewa? Pasti, sangat kecewa, keraguan gue di Distro Cianjur terbukti sudah, ini lah Endingnya! Gue gak akan bisa dapetin Sari. Dari semua yang gue lakukan selama ini, dan gue harus bisa terima semua, harus bisa nerima Ending yang seperti ini.
Bukan gue kalau susah move on, gak lama ini gue deket sama Mei, salah satu fans gue dari Bogor, dia Cantik, Baik, Religius, Pintar juga, dan yang penting dia mau gue panggil “neng” buat gue cewe yang mw di panggil “neng” itu anggun banget! Tapi kelemahan dia adalah, Mei di Bogor dan gue di Cilegon, gue masih berfikir untuk LDR, dan gue masih takut gue di PHPin lagi.